Optimalisasi Mediasi Penal di Indonesia

Penulis

  • Moch Choirul Rizal Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Kata Kunci:

Mediasi Penal

Abstrak

Optimalisasi mediasi penal merupakan upaya sekaligus jawaban atas persoalan overcrowded di Indonesia. Dalam masa pandemi Covid-19, optimalisasi mediasi penal sesungguhnya juga merupakan upaya reimagining the vision on law and human rights, khususnya pada aspek alternative forms of justice dalam hukum pidana.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Khanif, Al. Pancasila Dalam Pusaran Globalisasi. Yogyakarta: LKiS, 2017.

Laoly, Yasona. “Kebijakan Pembebasan Narapidana.” In Disampaikan Dalam “National Seminar Series Criminal Law and Criminology #2: Kebijakan Pembebasan Narapidana” Yang Diselenggarakan Oleh Masyarakat Hukum Pidana Dan Kriminologi (MAHUPIKI), 29 Juni 2020, n.d.

Rizal, Moch Choirul. “Konsepsi Mediasi Penal Dalam Rancangan Undang-Undang Tentang Hukum Acara Pidana Di Indonesia.” Menuju Penegakan Hukum Progresif melalui Perbaikan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana Indonesia (RKUHAP) 8 (2020).

Rizal, Moch Choirul. “Mediasi Penal Perspektif Hukum Pidana Islam.” Ulul Albab 18, no. 1 (2017): 43–61.

Diterbitkan

2021-01-31

Cara Mengutip

Rizal, M. C. (2021). Optimalisasi Mediasi Penal di Indonesia. Opini Hukum Dan Hak Asasi Manusia, 1, 1-4. Diambil dari http://repositori.lshp.or.id/index.php/opini/article/view/22

Terbitan

Bagian

Artikel